![]() |
| Suasana upacara pembukaan perkemahan di lapangan sekolah, Kamis (8/1/2026). |
ADILUWIH — Kamis, 8 Januari 2026 menjadi hari bersejarah bagi seluruh siswa kelas X SMK Islam Adiluwih. Sejak pagi hari, mereka telah berkumpul dengan atribut pramuka lengkap untuk mengikuti kegiatan: Perkemahan Pengambilan Ambalan Pangeran Diponegoro dan Nyi Ageng Serang.
Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari hingga Sabtu mendatang. Perkemahan ini bertujuan untuk melantik secara resmi para siswa baru menjadi anggota ambalan sekolah, sekaligus sebagai sarana pembentukan karakter mandiri dan tangguh.
"Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,"
"Anak-anakku sekalian, melalui kegiatan perkemahan ini, sekolah ingin menitipkan pesan bahwa ilmu tidak hanya didapat di dalam ruang kelas. Di lapangan ini, kalian belajar tentang arti kebersamaan, kejujuran, dan bagaimana cara bertahan dalam keterbatasan."
"Saya berharap selama tiga hari ke depan, kalian bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan hati yang senang. Jadilah pribadi yang mandiri seperti Pangeran Diponegoro dan gigih seperti Nyi Ageng Serang. Jaga kesehatan dan saling membantu antar kawan."
Filosofi Ambalan
Pemilihan nama ambalan Pangeran Diponegoro dan Nyi Ageng Serang bukanlah tanpa alasan. Sekolah ingin menanamkan semangat kepahlawanan lokal dan nasional kepada para siswa. Karakter ksatria, religius, dan pantang menyerah dari kedua tokoh tersebut diharapkan dapat terpatri dalam sanubari setiap siswa SMK Islam Adiluwih.
Rangkaian acara akan diisi dengan berbagai materi kepramukaan, teknik kepanduan, api unggun, hingga kegiatan kerohanian yang menjadi ciri khas SMK Islam Adiluwih. Panitia memastikan bahwa seluruh aspek keselamatan dan kenyamanan siswa menjadi prioritas utama selama perkemahan berlangsung.
Selamat berproses, tunjukkan dedikasi terbaik kalian!

Komentar