![]() |
| Suasana ketertiban dan kedisiplinan peserta Ujian Sekolah (US) Kelas XII di SMK Islam Adiluwih sebelum memasuki ruangan. |
ADILUWIH — Memasuki fase akhir perjalanan di bangku putih abu-abu, siswa-siswi kelas XII SMK Islam Adiluwih kini tengah berjuang menghadapi Ujian Sekolah (US) yang dilaksanakan mulai tanggal 9 Maret s/d 13 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi tahapan krusial sekaligus tolak ukur evaluasi akademik sebelum mereka bersiap melangkah ke dunia kerja maupun jenjang perguruan tinggi.
Ada pemandangan kedisiplinan yang luar biasa dari pelaksanaan ujian kali ini. Demi memastikan kelancaran dan menjunjung tinggi kejujuran, pihak panitia memberlakukan aturan main yang cukup tegas. Sejak pagi, tepat pada pukul 07.15 WIB, seluruh peserta ujian sudah diwajibkan hadir di lingkungan sekolah.
Sebelum masuk ke ruang ujian masing-masing, siswa diarahkan menuju meja panitia. Di sini, peserta harus mengambil kartu nomor ujian sekaligus menyerahkan ponsel pintar (HP) mereka untuk dititipkan. Langkah preventif berupa sterilisasi gawai ini sengaja diambil sekolah untuk meredam potensi kecurangan hingga titik nol. Tanpa adanya distraksi dari ponsel, peserta didik didorong untuk fokus sepenuhnya pada kemampuan mereka sendiri.
Kepala Sekolah"Ujian ini bukan sekadar alat untuk mengejar angka di atas ijazah, tetapi juga panggung untuk menguji mental dan integritas anak-anak. Aturan pengumpulan HP ini kami terapkan semata-mata agar mereka percaya pada kapasitas dirinya sendiri. Tidak ada kompromi untuk sebuah ketidakjujuran."
"Bagi kami di SMK Islam Adiluwih, mendapat nilai sempurna tidak akan ada artinya jika diraih dengan cara yang salah. Kami ingin lulusan sekolah ini tidak cuma hebat secara keahlian, tapi juga memiliki akhlak dan tanggung jawab moral yang siap diadu saat terjun ke industri kerja nanti."
— Suranto, S.Pd.
Hening, Fokus, dan Penuh Percaya Diri
Kebijakan penitipan HP di meja panitia terbukti membawa dampak yang sangat positif. Pantauan di lokasi menunjukkan suasana bilik ujian yang jauh lebih tenang dan kondusif. Tanpa adanya kekhawatiran atau dorongan untuk mengandalkan internet, para peserta terlihat sungguh-sungguh memeras keringat mencerna setiap lembar soal yang disajikan. Proses ini perlahan membangun mental kemandirian mereka.
Rangkaian Ujian Sekolah kelas XII ini masih akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Seluruh dewan guru dan staf tata usaha senantiasa mendoakan agar anak-anak diberikan kelancaran berpikir, kesehatan fisik, dan hasil akhir yang membanggakan orang tua. Terus semangat dan junjung tinggi kejujuran!
SMK BISA!, SMK HEBAT!, SMK ISLAM ADILUWIH KOMPETEN!

Komentar